Maksimalkan IT untuk Identifikasi Kesejahteraan Psikologis Siswa: Tim Pengabdian BK UNSRI Adakan Workshop untuk Guru SMAN 1 Indralaya Utara

Indralaya, 26 Agustus 2026 – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas Sriwijaya menggelar kegiatan bertajuk Pelatihan Pemanfaatan Instrumen Psychological Well-being Berbasis Digital bagi majelis guru di SMAN 1 Indralaya Utara. Kegiatan ini bertujuan membantu guru memanfaatkan isntrumen berbasis digital untuk mengidentifikasi kesejahteraan psikoligis siswa, agar dapat memaksimalkan proses belajar mengajar dan layanan bimbingan dan konseling di sekolah.

Kegiatan ini melibatkan beberapa orang dosen dari program studi BK, yaitu Sigit Dwi Sucipto, Risma Anita Puriani, Ratna Sari Dewi, Minarsi, Rizki Novirson, dan Resti Okta Sari. Tim ini dikoordinir oleh Bapak Romi Fajar Tanjung sebagai ketua pelaksana. Lima orang mahasiswa BK juga dilibatkan dalam kegiatan ini sebagai wujud dalam menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang dipelajari di kelas ke dalam situasi dunia nyata (experiential learning).

Acara diawali dengan laporan dari Bapak Romi Fajar Tanjung selaku ketua tim, dilanjutkan sambutan Ibu Agustin Damayanti mewakili kepala sekolah sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini.

Dalam laporannya, ketua tim pengabdian berharap kegiatan ini menjadi salah satu bentuk bentuk kontribusi UNSRI sebagai lembaga pendidikan tinggi untuk membantu guru dalam memahami kondisi psikologis siswa untuk modal memaksimalkan kegiatan belajar mengajar. Di samping itu, guru mata pelajaran juga bisa berkolaborasi dengan guru BK dalam proses pengembangan potensi siswa melalui setting layanan bimbingan dan konseling di sekolah.

Lebih dari 25 guru SMAN 1 Indralaya Utara mengikuti kegiatan ini dengan antusias dan perhatian penuh. Sesi diawali dengan pengisian pre-test oleh guru untuk menilai pemahaman awal sebelum disampaikan materi.  Setelahnya penyampaian materi oleh Ibu Ratna Sari Dewi tentang Kesejahteraan Psikologis.

Setelah sesi materi, kegiatan berlanjut dengan pelatihan pemanfaatan media digitial untuk identifikasi psychological well-being siswa. Kegiatan ini dipandu oleh Bapak Romi Fajar Tanjung. Guru dilatih menggunakan instrumen psikologis memanfaatkan media digital. Setelah memastikan guru terampil, kegiatan diakhiri dengan pengisian post-test untuk melihat kebermanfaatan dan dampak kegiatan ini secara keseluruhan bagi guru di SMAN 1 Indralaya Utara.

Usai latihan, peserta menyampaikan kesan dan pengalaman mereka. Ibu Emy Husnita salah seorang guru BK mengungkapkan bahwa setelah kegiatan ini ia mendapatkan pemahaman lebih dalam terkait psychological well-being dan memiliki keterampilan dalam menggunakan instrumen berbasis digital dalam mengidentifikasi kebutuhan atau permasalahan psikologis siswa. Tim pengabdian berharap latihan ini dapat menjadi salah satu modal yang dapat digunakan oleh guru dalam memahami kondisi psikologis siswa sebelum dan selama kegiatan belajar mengajar, juga bisa berkolaborasi dengan guru BK dalam kegiatan layanan konseling.

Scroll to Top